Dinas PPPA Sumut Laksanakan Kegiatan Pencegahan dan Pendampingan Anak Korban Penyalahgunaan Narkoba

Jumat, 30 September 2022

Admin

Berita

Dibaca: 85 kali

Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) melaksanakan kegiatan Pengembangan Komunikasi, Informasi dan Edukasi Anak yang Memerlukan Perlindungan Khusus kewenangan Provinsi dalam Bentuk Pencegahan dan Pendampingan Anak Korban Penyalahgunaan Narkoba, di Desa Medan Estate, Kamis (29/9/2022).

Kegiatan ini diikuti oleh peserta yang terdiri dari aparat Desa Medan Estate, pengurus dan anggota TP. PKK, tokoh agama dan masyarakat Desa Medan Estate, diisi oleh narasumber dari Badan Narkotika Nasional (BNN), Heriyanto, dan Fadilllah Rahmi dari Duta Internet Baik Sumut, yang dihadiri oleh Kepala Desa Medan Estate serta Babinsa dan Babinkamtibmas.

Pada kesempatan ini, Kadis. PPPA Sumut, Hj. Nurlela, yang hadir sekaligus membuka kegiatan tersebut secara resmi menyampaikan bahwa peredaran narkotika telah merebak di segala lapisan masyarakat, termasuk di kalangan anak-anak. Banyak anak yang menjadi korban penyalahgunaan narkoba.

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak telah bekerjasama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) dalam melakukan pencegahan bahaya penyalahgunaan narkoba pada anak. Upaya ini diwujudkan melalui kesepakatan bersama dan penyampaian bahan Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE). Hal ini terus dilakukan dengan menyasar anak dan keluarga untuk meningkatkan pemahaman tentang bahaya penyalahgunaan narkoba.

Kepada anak dilakukan melalui edukasi kepada anak-anak seluruh Indonesia melalui wadah partisipasi anak yaitu Forum Anak yang tersebar dari tingkat desa/kelurahan, kecamatan, kabupaten/kota, provinsi hingga nasional. Sementara itu, edukasi kepada keluarga dilakukan melalui Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA) yang berada di tingkat provinsi dan kabupaten/kota serta kepada masyarakat dilakukan melalui aktivis Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) yang berada di desa/kelurahan.

“Kewaspadaan orang tua dan keluarga harus ditingkatkan dalam mengawasi anak-anak agar terhindar dari bahaya narkotika. Hal ini perlu dilakukan mengingat korban narkotika banyak yang dipengaruhi karena kurang dibangunnya pengasuhan sesuai hak anak di keluarga, sehingga anak mempunyai resiliensi rendah dan mudah terpengaruh lingkungan yang tidak kondusif dalam tumbuh kembangnya”, kata Hj. Nurlela menekankan pentingnya peran orang tua dalam pencegahan penyalahgunaan narkoba.

Di akhir sambutannya Hj. Nurlela menekankan agar seluruh pemangku kepentingan dapat mengembangkan dan melakukan inovasi-inovasi yang dapat memperkuat peran serta masyarakat dalam proses pencegahan, pedampingan dan upaya rehabilitasi bagi anak-anak korban penyalahgunaan narkoba yang selanjutnya dapat hidup dan tumbuh berkembang serta berpartisipasi di tengah-tengah masyarakat.

Berita Terkait

Share

Kembali ke atas

ALUR PELAYANAN KORBAN


PPID


Berita



Jajak Pendapat

Apakah Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak telah cukup memberikan informasi kepada publik?
Bagus
Kurang
Cukup Bagus
Sangat Bagus

Lihat

Statistik Pengunjung

  Online = 2
  Hari ini = 137
  Total = 242371