Dinas PPPA Sumut Beri Penguatan Kepada SDM Perlindungan Anak di Kota Tebing Tinggi

Rabu, 06 Oktober 2021

Admin

Berita

Dibaca: 154 kali

Pemerintah provinsi sumatera utara melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan anak terus berupaya untuk menurunkan angka kekerasan terhadap perempuan dan anak, hal ini dilakukan salah satunya melalui kegiatan penguatan jejaring antar lembaga penyedia layanan anak yang memerlukan perlindungan khusus kewenangan provinsi dalam bentuk penguatan SDM perlindungan anak yang dilaksanakan pada hari rabu (6/10) di aula kantor Walikota Tebing Tinggi.

Kegiatan yang dibuka secara langsung oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Provinsi Sumatera Utara Hj. Nurlela, SH, M.AP ini dihadiri oleh lebih kurang 60 orang peserta perwakilan dari ASN Dinas PPPAPM Kota Tebing Tinggi, pengurus dan anggota TP. PKK Kota Tebing Tinggi, OPD terkait, LSM Organisasi Perempuan, dan petugas pencatat nikah serta perwakilan tokoh masyarakat.

Hj. Nurlela dalam arahan dan sambutannya mengatakan bahwa perlindungan anak merupakan segala kegiatan untuk menjamin dan melindungi anak dan hak-haknya agar dapat hidup, tumbuh, berkembang dan berpartisipasi secara optimal sesuai dengan harkat dan martabat kemanusiaan serta mendapat perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi.

Beliau menambahkan bahwa pada masa pandemi covid-19 saat ini perubahan pola belajar anak anak banyak berubah, dimana biasanya anak anak belajar secara tatap muka dan waktu anak anak di sekolah bisa sampai dengan 8 jam per hari, namun pada masa pandemi covid-19 saat ini dilakukan secara online. Orang tua di tuntut menjadi seorang ibu dan juga sekaligus juga seorang guru. Selain itu juga pada masa pandemi covid-19 saat ini banyak orang tua yang terkena phk, akibatnya banyak orang tua yang tidak mempunyai penghasilan, kedua hal tersebut pada saat ini banyak menimbulkan kekerasan terhadap anak akibat beban hidup yang ditanggung oleh orangtuanya, baik itu kekerasan yang dilakukan oleh orangtuanya sendiri maupun yang dilakukan oleh orang lain. Maka untuk itu diperlukan kesadaran dan peran orang tua serta seluruh lapisan masyarakat, penyelenggara negara dan aparat penegak hukum dalam upaya melakukan perlindungan anak, ujar Hj. Nurlela sembari menutup sambutannya.

Turut hadir pada kegiatan ini kepala Bappeda Kota Tebing Tinggi, Kepala Dinas Sosial Kota Tebing Tinggi, Kadis. PPPAPM Kota Tebing Tinggi dan Kapolresta Tebing Tinggi yang dalam hal ini diwakili oleh Kanit. Reskrim Polresta Tebing Tinggi.

 

 

Berita Terkait

Share

Kembali ke atas