Dinas PPPA Sumut Lakukan Penguatan PATBM untuk Desa/Kelurahan Peduli Anak di Sumatera Utara

Selasa, 05 Oktober 2021

Admin

Berita

Dibaca: 170 kali

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui  Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) melaksanakan kegiatan  Penguatan Jejaring antar Lembaga Penyedia Layanan Anak yang Memerlukan Perlindungan Khusus Kewenangan Provinsi dalam Bentuk Penguatan Pelaksanaan Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM), Senin (4/10) bertempat di Aula Kantor Lurah Labuhan Deli Jln Young Panah Hijau Labuhan Deli Medan Marelan - Medan.

Kegiatan yang dihadiri oleh para aktivis Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat ini dibuka secara langsung oleh Kadis. PPPA Sumut Hj. Nurlela, SH, M.AP. Dalam arahan dan sambutannya Hj. Nurlela mengatakan bahwa , "Perlindungan anak merupakan segala kegiatan untuk menjamin dan melindungi anak dan hak-haknya agar dapat hidup, tumbuh, berkembang dan berpartisipasi secara optimal sesuai dengan harkat dan martabat kemanusiaan serta mendapat perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi."

"Penggerakan masyarakat agar berpartisipasi dalam mendukung, melaksanakan dan mengevaluasi PATBM dilakukan oleh aktivis PATBM dan para pemimpin atau tokoh-tokoh masyarakat melalui perbuata-perbuatan yang menjadi contoh tauladan dalam melindungi anak, memanfaatkan pelayanan PATBM dan kampanye." Ujarnya.

"Dengan adanya sinergitas dan partisipatif dalam perlindungan anak yang ada di desa/kelurahan maka diharapkan semua elemen bergerak bersama dalam upaya pencegahan dan penanganan kasus kekerasan terhadap anak sehingga terwujud desa peduli anak di Provinsi Sumatera Utara."

Turut hadir pada kegiatan ini Kabid. Perlindungan Hak Perempuan dan Perlindungan Khusus Anak Dinas PPPAPM Kota Medan, Sekretaris Camat Medan Marelan, Lurah Labuhan Deli serta  para peserta dari  OPD terkait seperti Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, serta Dinas Sosial, Dunia Usaha, Organisasi Pemuda, serta perwakilan masyarakat seperti karang taruna, PKK, Kepala lingkungan, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan guru. 

Berita Terkait

Share

Kembali ke atas