Kementerian PPPA & Dinas PPPA Provsu Laksanakan Pelatihan PPRG bagi OPD Penggerak PUG

Kamis, 20 Juni 2019

Admin

Berita

Dibaca: 3098 kali

Selasa, 18 Juni 2019, bertempat di Hotel JW. Marriot Medan, Kementerian PPPA dan Dinas PPPA Provsu mengadakan pelatihan Perencanaan dan Penganggaran yang Responsif Gender (PPRG) bagi OPD Penggerak PUG di Provinsi Sumatera Utara, yang mengundang peserta dari Inspektorat, Bappeda, BPKAD dan Dinas PPPA di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.

PPRG merupakan salah satu mekanisme yang dibangun untuk mempercepat pelaksanaan strategi Pengarusutamaan Gender (PUG) dalam pembangunan. Dua proses tersebut saling terkait dan terintegrasi untuk mengatasi kesenjangan gender dari bagaimana akses, partisipasi, control dan manfaat pembangunan dapat dirasakan oleh perempuan, laki-laki, anak perempuan dan anak laki-laki, kelompok yang berkebutuhan khusus serta kelompok masyarakat rentan lainnya, yang bertujuan mewujudkan anggaran yang lebih berkeadilan terhadap penerima manfaat pembangunan.

“Ada 4 (empat) OPD sebagai penggerak inti, yaitu Bappeda, Inspektorat, BPKAD dan Dinas PPPA sebagaimana Keputusan Gubernur Sumatera Utara No. 188/778/KPTS/2013,” urai Sekdaprovsu, Ibu Sabrina, dalam sambutannya membuka kegiatan dimaksud.

Di tingkat provinsi, PPRG secara teknis telah menjadi bagian dari mekanisme penganggaran yang diatur dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 67 Thn. 2011 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 15 Thn. 2008 tentang Pedoman Pelaksanaan PUG di Daerah menyebutkan bahwa Pemerintah Daerah berkewajiban menyusun kebijakan, program, dan kegiatan pembangunan berperspektif gender yang dituangkan dalam RPJMD, rencana strategis OPD dan Renja OPD.

Kegiatan yang dilakukan selama dua hari ini menghadirkan narasumber dari konsultan Bappenas, Ibu Dati Fatimah, yang dengan sangat lugas, jelas dan gamblang menjelaskan mengenai PPRG dimaksud, sehingga para peserta mendapat pemahaman yang lebih dalam mengenai tema yang diusung dalam kegiatan dimaksud.

Di akhir sambutannya, Ibu Sekda menekankan bahwa kegiatan ini menjadi penting ditindaklanjuti secara berkesinambungan dalam mewujudkan pembangunan daerah yang responsif gender.

Berita Terkait

Share

Kembali ke atas