Ketua TP. PKK Provsu Serahkan Sarana Prasarana ASI di Pelabuhan Penumpang Belawan

Rabu, 13 Februari 2019

Admin

Berita

Dibaca: 201 kali

Setiap anak mempunyai hak yang sama untuk hidup dan tumbuh berkembang secara maksimal sesuai potensi.  Hal ini dimulai dari lingkungan keluarga, kerabat, masyarakat dan pemerintah daerah sampai tingkat nasional berkewajiban untuk melindungi dan mengupayakan pemenuhan hak anak atas kesehatan dan kesejahteraannya.

Jika pemerintah maupun masyarakat dapat berfungsi dengan baik dan menciptakan berbagai program, serta kebijakan yang responsif terhadap anak dan mampu menjalankan kewajiban serta tanggung jawabnya, maka anak akan dapat memiliki kehidupan yang berkualitas dan memungkinkan untuk tumbuh, berkembang, secara optimal, sesuai potensinya.

Namun, tidak dapat dipungkiri bahwa berbagai masalah anak terkait kesehatan masih banyak ditemukan dan tidak kalah serius adalah pemberian ASI umur nol s/d umur 23 bulan dan akses kesehatan anak belum diselenggarakan dengan benar-benar baik dengan tersedianya ruang ASI ditempat-tempat publik. Keberhasilan seorang ibu menyusui diperlukan dukungan dari semua    pihak, baik dari suami, keluarga, masyarakat, lingkungan kerja, konselor menyusui dan pemberian kesempatan menyusui selama waktu kerja.

Demikian Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sumatera Utara Ny.Nawal Edi Rahmayadi pada kegiatan penyerahan bantuan sarana prasaranan ASI di Pelabuhan Penumpang Bandar Deli Belawan – Medan. Kegiatan ini juga turut dihadiri oleh GM Pelindo I Belawan Yarham Harid,  Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Provsu Ny. Sri Ayu Mihari Musa Rajekshah, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provsu Hj.Nurlela, SH, M.AP, Kepala Dinas Perhubungan Provsu yang dalam hal ini diwakili oleh Kabid.Pelayaran Rochani Litiloly, Kepala Pelabuhan Penumpang Bandar Deli Belawan, Pengurus PKK Provsu, dan jajaran Dinas PPPA Provsu dan para staf pegawai Pelabuhan Penumpang Bandar Deli Belawan.

Sarana prasarana ASI ini merupakan fasilitas dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak yang dapat dimanfaatkan untuk menyusui. Diharapkan penyerahan sarana prasarana ASI ini dapat dimanfaatkan oleh ibu dan bayi. Seringkali ibu-ibu yang bepergian dan pulang melalui pelabuhan, untuk itu perlunya disiapkan dan disediakan ruang untuk menyusui atau ruang ASI sehingga bayi tetap sehat. sambil menunggu waktu orangtuanya bisa menyusui di ruangASI , sang ibu dapat memanfaatkan ruang ASI yang tersedia di pelabuhan, maka sebaiknya pada ruang ASI tersebut dilengkapi dengan fasilitas pendukung dan memanfaatkannya serta menjaga sarana prasarana tersebut.

Diharapkan penyerahan sarana prasarana ASI ini dapat dimanfaatkan oleh ibu dan bayi. ”Diharapkan dapat dipelihara dan dijaga dengan baik agar terus berkelanjutan sebagai upaya kita bersama dalam peningkatan pemberian asi di indonesia khususnya di provinsi sumatera utara,” terangnya

Berita Terkait

Share

Kembali ke atas